Doa si sakit, ketika putus harapan
اللَّهُمَّ أحْيِني ما كانَتِ الحَياةُ خَيْراً لي، وَتَوَفَّنِي إذَا كَانَتِ الوَفاةُ خَيْراً لِي
ALLAHUMMA AHYINII MAA KAANATIL-HAYAATU KHOIRAL-LII, WA TAWAFFA-NII IDZAA KAANATIL-WAFAATU KHOIRAL-LII
Yaa Allah, panjangkan usiaku jika hidup itu lebih baik dariku atau wafatkanlah aku, jika mati itu lebih baik bagiku.
Hadis selengkapnya:
Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian berangan-angan mati disebabkan musibah yang menimpanya. Kalaupun harus berangan-angan mati, hendaknya dia berdoa: Allahumma ahyinii...dst. (HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah dan yang lainnya)
Keterangan:
1. Orang yang sakit atau sedang mengalami musibah, tidak boleh berangan-angan mati, untuk mengakhiri musibah yang dia derita, baik karena sakit kronis atau cacat dalam tubuhnya.
2. Kalaupun terpaksa harus berangan-angan mati, karena tidak tahan dengan derita yang dia alami, hendaknya tidak meminta kematian, tapi pasrahkan urusan ini kepada Allah. Karena dia tahu hal terbaik untuk kita. Doa di atas merupakan bentuk kepasrahan hamba kepada Rab-nya Yang Maha Bijaksana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar